Cara Anak-Anak Inggris Mengenal Islam

Suasana di halaman masjid kampus di Universitas Newcastle upon Tyne sangat berbeda siang itu. Puluhan anak-anak Inggris, mereka anak-anak sekolah dasar dari satu sekolah lokal, antre memasuki masjid.

Hari itu, masjid diserbu anak-anak pirang, berkulit putih, dan berbahasa Inggris begtu sopan. Lima guru berada di antara mereka, sambil meminta anak-anak didiknya membuka sepatu saat memasuki masjid.

Masjid Universitas Newcastle Inggris (Foto: Elba Damhuri)

Di dalam, jamaah masjid sudah bersiap melaksanakan kewajiban shalat dzuhur. Imam masjid, Mahmud, berbahasa Inggris logat Arab, meminta jamaah untuk memenuhi baris-baris depan dan merapatkan shaf.

Anak-anak sekolah tadi bergerombol di lantai dua masjid, yang bisa melihat ke seluruh ruang di lantai satu. Setiap orang dan sudut ruangan di dalam masjid tak lepas dari perhatian mereka. Suara anak-anak itu serentak terdiam ketika imam mengucapkan Allahu Akbar, tanda shalat dimulai.

Sepanjang shalat empat rakaat itu, sama sekali tidak ada kegaduhan atau suara-suara kecil muncul dari para pelajar yang sedang mempelajari Islam dan umatnya dari interaksi langsung itu. Mereka dengan seksama memperhatikan cara umat Islam beribadah.

Usai shalat, Mahmud berbincang dengan sejumah guru sekolah yang 95 persen muridnya anak-anak lokal berkulit putih. ”Begini cara kami memperkenalkan Islam kepada anak-anak Inggris,” kata salah seorang guru ketika berbincang dengan jamaah.

”Kami ingin anak-anak di sini mengenal Islam bukan dari pihak ketiga, keempat, dan lainnya. Tapi, langsung berinteraksi dengan umat Islam yang ada di sekitar kami, termasuk mereka yang bersembahyang di masjid ini,” sang guru melanjutkan penjelasannya.

Guru itu mengatakan hampir 100 persen anak-anak yang bersekolah di tempat mereka beragama Kristen/Katolik. Maklum saja, pada hari itu, sekolah yang berkunjung ke masjid berasal dari sekolah Katolik ternama di Newcastle.

Banyak hal ditanyakan anak-anak itu tentang Islam, dan tentunya ritual shalat yang baru saja dilakukan. Pertanyaan yang muncul mulai dari mengapa umat Islam mesti shalat; kenapa shalatnya tidak besuara dan tidak ada senandung; mengapa ada orang ‘bule’ juga yang ikut shalat; mengapa umat Islam sangat ramah dan respek menerima tamu yang datang; dan lain sebagainya.

Mahmud sedang menjelaskan Islam kepada anak-anak pelajar Inggris yang berkunjung

Beberapa anak, papar guru mereka, bahkan terkejut dengan kebaikan dan rendah hatinya Muslim yang mereka temui dalam kegiatan mendatangi masjid itu. ”Media mengatakan sesuatu yang berbeda tentang Muslim,” kata sang guru.

Mahmud, imam masjid, menjelaskan, program mengunjungi masjid dan komunitas Islam seperti Muslim Community Gathering menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan sekolah-sekolah di Inggris. Ini merupakan program yang bagus dan mengesankan di mana anak-anak itu sejak dini telah mengenal Islam dan Muslim dari sisi positif.

Mereka juga mencoba mengenal komunitas agama lain seperti Hindu dengan melakukan kegiatan yang sama. Mereka datang ke masjid dan pura, berdiskusi dengan jamaah di sana, dan saling berbagi pengalaman.

Umumnya, program bulanan itu digelar menjelang shalat berjamaah buat mereka yang berkunjung ke masjid-masjid. ”Mereka juga datang ke masjid Pakistan, Bangladesh, dan masjid publik,” kata Mahmud yang berasal dari Lebanon itu.

Beberapa murid mengaku senang dan bertambah wawasan mereka tentang Islam. Mereka menyadari arti penting respek terhadap penganut agama lain, toleransi, dan melindungi minoritas. Mereka juga tahu bahwa Islam sejatinya adalah agama damai, bukan agama perang.

Semoga toleransi seperti ini terus terjaga dan berkelanjutan, dan bisa ditiru di belahan dunia lain…..

5 thoughts on “Cara Anak-Anak Inggris Mengenal Islam

  1. Pingback: Homepage

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s