Tips Menulis Wisata (Travel)

Melakukan perjalanan wisata (traveling) sangat mengasyikkan. Ini seperti jurnalis meliput sesuatu dan melaporkannya dalam bentuk tulisan.

Di bawah ini ada prinsip dasar dan tips menulis perjalanan wisata yang bisa dilakukan siapa saja, bahkan Anda yang tidak pernah menulis sekalipun.

Menulis laporan perjalanan sangat penting, karena merupakan ajang berbagi informasi, berbagi cerita, berbagi pengalaman, dan berbagi kebahagiaan.

PRINSIP DASAR

  • Tulis apa yang Anda lihat dengan jelas dan detail (jangan yang Anda rasakan)
  • Tentukan poin-poin apa yang ingin Anda tulis (tentu, tidak semua bisa Anda masukkan dalam satu tulisan)
  • Anda menjadi guideline dalam tulisan itu: Ada apa saja, di mana saja, mengapa itu penting, bagaimana menuju ke sana, berapa biayanya, akomodasi apa yang bisa kita gunakan, bagaimana transportasi, bagaimana sikap masyarakat lokal, berapa harga tiket, dan lain-lain.
  • Tulis dengan bahasa yang mudah dipahami, beri penjelasan jika harus menggunakan bahasa asing atau istilah khusus.
  • Rumus simpel tulisan yang mudah dipahami: Ada subjek (S), predikat (P), objek (O), dan keterangan apapun (K).
  • Tulis dengan narasi ataun deskriptif lebih menarik

TIPS MENULIS WISATA

Harus Segar
Jika Anda pergi ke suatu tempat, apalagi yang terkenal, jangan menulis sesuatu yang umum, yang biasa-biasa saja, seperti kebanyakan orang tahu.  Tulis sesuatu yang segar, yang baru, yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya oleh kebanyakan orang. Bahasa manajemennya, menulis ‘out of the box’.

Misalnya: Anda pergi ke Menara Eiffel di Paris. Jika Anda hanya menulis tentang kemegahan menara itu, sudah banyak yang tahu.

Tapi jika Anda menulis poin lain, misalnya, ternyata di dekat Eiffel ada satu restoran tradisional yang hanya buka sebulan sekali pada setiap perayaan adat lokal, jauh lebih segar dan menarik.

Harus Informatif
Anda harus menjelaskan secara detail segala sesuatu yang Anda lihat dan rasakan jika itu menarik untuk ditulis. Anda tidak bisa menuliskan sebuah gedung tua di Vienna dengan kata-kata indah, bernilai sejarah, mengesankan, atau membuat takjub.

Anda harus menterjemahkan kata-kata di atas: apa itu indah, apa itu takjub, dan lain-lainnya.

Misalnya: Saya ingin menggambarkan keindahan kastil Edinburgh di Skotlandia. Laporan yang saya buat harus seperti ini: Kastil berdiri di atas tanah seluas 2.000 hektare, memiliki 30 menara dan tiang penggantung bendera.

Kastil Edinburgh setiap tahun dikunjungi 20 juta turis. Turis harus menyusuri jalan setapak selebar dua meter untuk bisa masuk ke kastil itu. Ada museum, toko suvenir, dan kafe yang menjual pemandangan kota Edinburgh.

Jadi, Anda tak perlu menulis bahwa kastil Edinburgh sangat luas, sangat indah, dan layak didatangi. Pembaca pasti merasa bingung.

Harus Mengejutkan
Anda harus menunjukkan sesuatu yang mengejutkan pembaca. Sesuatu yang mungkin tidak semuua orang yang datang ke sana mengalami pengalaman itu.

Misalnya: Anda jalan-jalan ke Newcastle di Inggris, melihat-lihat kastil dan danau atau patung Angel of the North. Menulis tentang kastil dan patung tentu biasa saja, lumrah, dan tidak mengejutkan.

Tetapi ketika Anda datang ke sana, menyusuri rumah-rumah warga lokal, dan tiba-tiba ada satu keluarga lokal mengundang Anda mampir untuk sekadar minum teh, tentu akan sangat berbeda.

Anda bisa menulis perjalanan ke kastil itu dengan sudut tulisan ‘minum teh bersama keluarga Inggris kolot’. Bagi sebagian warga Inggris senior, minum pada setiap petang adalah tradisi mewah yang harus dijaga.

Keluarga yang undang Anda minum teh itu tentu akan bercerita tentang apa saja, termasuk kastil itu, dari sudut pandang mereka.

Tulis Pandangan Turis Lain
Anda harus ngobrol!

Jika tulisan ingin lebih hidup dan berwarna, Anda bisa ngobrol dengan turis dari negara lain atau teman lain untuk menilai tempat-tempat yang dikunjungi.

Pandangan Anda dan orang lain tentu beda terhadap satu tempat. Indah buat indah, belum tentu indah buat orang lain.

Masukkan Unsur Lucu/Unik
Tulis pengalaman-pengalaman lucu selama Anda traveling. Misalnya Anda travel ke sebuah tempat dan menemukan kebiasaan-kebiasaan unik masyarakat lokal.

Saya pernah jalan-jalan di wilayah ‘kota tua’ di Zurich bersama rekan warga lokal. Ketika di jalan, ada koin satu swiss franc (saat itu Swiss belum gabung Schengen yang menggunakan euro) tapi saya biarkan.

Teman itu langsung memungut koin tadi dan mengejek saya: Bagaimana Anda bisa kaya, diberi rejeki satu franc di jalan saja ditolak. Bagi kami, ini adalah rejeki, jadi harus diambil.

Memberikan Inspirasi
Mengapa saya harus pergi ke sana? Ada apa di sana? Apa sebanding dengan biaya yang saya habiskan untuk pergi ke sana?

Semua pertanyaan itu harus Anda jawab dengan tulisan Anda yang memberikan inspirasi kepada pembaca. Tulisan perjalanan Anda bisa mendorong pembaca pergi ke sana.

Misalnya: Jika Anda ke Aberdeen di Skotlandia, Anda bisa memberikan cerita inspiratif tentang kehidupan para pemburu Loch Ness yang berasal dari seluruh dunia.

Atau, ketika Anda ke Istanbul di Turki, Anda harus menjelaskan nilai historis hubungan dua peradaban besar dunia yang digambarkan bangunan-bangunan bersejarah yang ada.

Sudut Pandang (Fokus)
Tulisan travel Anda harus fokus, punya satu sudut pandang yang mendominasi isi tulisan. Tidak semua hal bisa Anda masukkan dalam tulisan, karena itu hanya membuat bingung pembaca.

Misalnya: Selama travel ke London, Inggris, apa yang ingin Anda tulis? Sebut saja, ada dua hal utama yang ingin Anda tulis: pertama soal London Bridge dan Big Ben, dan kedua soal stadion-stadion di London.

Kedua hal itu harus dominan dalam tulisan Anda. Tapi bukan berarti Anda tidak bisa memasukkan unsur kuliner, transportasi, dan lainnya di sana. Tapi itu hanya sebagai suplemen, pelengkap.

SELAMAT MENCOBA………

12 thoughts on “Tips Menulis Wisata (Travel)

  1. Semoga Tips yang bagus ini dapat bermanfaat untuk dapat membantu menggali potensi penulis yang baru akan memulai untuk menuangkan sebuah tulisan dalam bentuk cerita pengalaman perjalan pribadinya.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s