Calon Presiden dan Perangko Lengket

Capres ini menerbitkan serial perangko sebagai upaya meningkatkan reputasi jelang pemilu. Sebulan setelah penerbitan, Capres ini menanyakan penjualan perangko tersebut.

Kepala Pos: Penjualan lumayan, tetapi banyak komplain yang datang bahwa lemnya tidak cukup kuat.

Capres: Masa?

Kemudian si Capres meludahi bagian belakang perangko dan menempelkannya di sebuah amplop.

Capres: Lihat, lemnya oke tuh!

Kepala Pos: Tapi tuan, orang-orang itu meludahnya di wajah perangkonya……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s