Sejuta Pesona Wina

Katedral Stephen di Wina (Foto-foto by ELBA DAMHURI)

Ada banyak tempat klasik dan indah di Wina, mulai dari gedung-gedung tua, museum-museum, gereja, istana-istana, hingga tempat nongkrong dan makan. Setidaknya, perlu dua hari untuk bisa mengeksplorasi keindahan-keindahan itu.

Stephenplatz menjadi tempat favorit bagi turis yang datang di kota ini. Ini adalah jantung kota Wina. Jika kita punya janji dengan teman bertemu di Wina, Stephenplatz tempat yang pas untuk direkomendasikan.

Ada Stephensdom atau Katedral Stephen yang menjadi objek wisata. Di gereja yang dibangun pada tahun 1100-an itu sering dijadikan tempat acara-acara penting berbau sejarah. Turis bisa masuk ke dalam Katedral ini, melihat prosesi ibadah.

Arsitek bangunan ini sangat kental Romawi dengan gambar-gambar tokoh-tokoh Nasrani di dalamnya. Kita bisa memotret semua sisi dalam gereja, kecuali ada altar tempat berdoa bagi umum yang memang ada larangan difoto.

Bagi mereka yang mau berdoa, bisa menyalakan lilin yang disediakan di meja altar. Setiap satu lilin para pendoa disarankan menyumbang satu euro untuk aktivitas gereja.


Sore itu, hujan turun rintik dan Katedral dipenuhi jamaah maupun turis. Beberapa turis ikut menyalakan lilin dan berdoa, sementara jamaah gereja langsung duduk di tempat ibadah. Turis-turis lain sibuk memotret seisi gedung.

Kita bisa melepas lelah di sini sambil duduk menyaksikan prosesi ibadah yang digelar hampir setiap hari. Dari menara Katedral, setiap jam akan terdengar suara lonceng keras berbunyi.

Satu ciri unik di area Stephenplatz ini, para turis bisa mengendari kereta kuda dengan gerobak di belakang. Dua kuda menarik kereta yang bisa kita duduki, keliling pusat kota, melihat-lihat tempat-tempat penting di sana.

Puas keliling Stephenplatz, tujuan kami berikutnya adalah Schoennbrun. Kereta bwah tanah membawa kami ke istana peninggalan monarki Habsburg yang memiliki 1.441 kamar dan taman-taman yang luas dan indah.

Taman Prancis, sebutan buat taman itu, dibangun oleh Jean Trehet, dan disebut sebagai the Great Parterre.

Tak perlu bayar apapun untuk bisa menikmati istana ini. Bagi penggila foto, Schoennbrun bisa menjadi tempat favorit untuk memotret.

Satu lagi istana yang wajib Anda kunjungi jika jalan ke Wina: Istana Hofburg. Saat ini, istana tersebut menjadi kediaman resmi Presiden Austria.

Nah, bagi pecinta museum, Wina menyajikan puluhan museum yang tentu tidak bisa kita jelajahi dalam dua-tiga hari. Salah satu museum yang terkenal adalah Leopold. Anda harus bayar 11 euro untuk bisa masuk ke museum ini.

Lagi-lagi, untuk sampai ke sana, kereta bawah tanah menjadi pilihan utama. Tiket kereta mingguan menjadi sangat penting kita miliki agar bisa keliling Wina lebih murah. Ini adalah museum seni terbesar yang dimiliki Austria.

Musik klasik dan konser musik pun menjadi bagian penting di Wina. Hampir setiap pekan ada pertunjukan musik klasik, yang bisa kita saksikan dengan biaya relatif murah, 15 euro. Namun, untuk konser yang lebih kolosal, biayanya jauh lebih mahal.

Selamat menikmati Wina…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s