Ritual Jelang Pertandingan Bola di Inggris

Di Inggris, hampir di semua kota yang punya klub bola, para warganya punya ritual unik jelang laga klub kesayangan mereka, baik pertandingan di Liga Primer maupun Champions.

Di Manchester, misalnya, jelang final Liga Champions Sabtu ini antara MU versus Barcelona, ribuan warga sudah berbondng-bondong memenuhi bagasi mobil-mobil mereka dengan bir kaleng. Supermarket-supermarket, dari yang besar hingga kecil, dipenuhi antrean kaum lelaki dan perempuan yang mendorong troli berisi tumpukan bir.

Puncak borong-memborong bir tersebut diperkirakan akan terjadi pada Jumat (27 Mei 2011) ini. Bagi mereka yang hanya belanja sedikit, disarankan untuk mencari supermarket besar agar terhindari dari antrean panjang para pemborong bir.

Sabtu pagi, ribuan fans ini berbondong-bondong mendatangi Stadion Wembley, London, menyaksikan partai final penuh sejarah itu. Mereka hanya boleh menghabiskan bir-bir yang dibawa itu di luar stadion. Begitu masuk stadion, tak ada makanan atau minuman yang boleh dibawa masuk.

Bagi mereka yang tidak datang ke stadion, puluhan boks bir dibeli untuk ritual nonton bareng di klub-klub sosial atau rumah-rumah mereka. Klub sosial menjadi tempat asyik untuk nonton bareng pertandingan sepak bola, yang umumnya didominasi orang tua di atas 45 tahun.

Bar-bar dan kafe-kafe, baik di pusat kota maupun pinggiran, disesaki pengunjung yang ingin nonton laga bola tersebut. Biasanya, jika ada pertandingan —-apalagi laga besar dan hebat—- pemilik bar dan kafe akan menambah stok bir mereka sampai sepuluh kali lipat, termasuk stok makanan.

Para fans ini tidak hanya duduk-duduk menunggu jalannya pertandingan. Mereka beramai-ramai menyanyikan mars dan yel-yel kebanggan klub mereka.

Ratusan orang dengan senang hati berdiri berjajar di pinggir jalan melompat-lompat dan meneriakkan slogan-slogan kebanggaan klub mereka. Nama-nama pemain hebat pun mereka teriakkan.

Toko-toko olahraga juga ikut memanen ritual. Anak-anak hingga orang tua mendatangi mereka, untuk membeli pernak-pernik suvenir klub kesayangan mereka. Biasanya syal dan kaos menjadi produk favorit para fans, meski sebetulnya sebagian dari mereka sudah punya.

Di pinggiran kota, biasanya ada nonton bareng meski tidak seramai di Indonesia. Sejumlah warga berinisiatif datang ke rumah kerabat mereka sambil membawa makanan dan minuman (tentu saja bir), agar bisa lebih enjoy nontonnya.

Organisasi mahasiswa pun biasanya pro aktif mengadakan nonton bareng di kampus. Menunya masih sama: bir.

Begitulah ritual kecil warga Inggris menyambut pertandingan sepak bola klub kesayangan mereka……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s