Nemu Uang di Jalan, Pungut atau Jangan?

Bagi sejumlah orang Indonesia (terutama pedagang), nemu uang di jalanan ketika sedang berjalan kaki, tabu untuk diambil. Pamali. Alasannya, nanti dagangannya tidak laku. Atau nanti rejekinya seret karena mengambil uang yang bukan miliknya.

Beda orang, beda budaya. Orang Jerman, Swiss, atau Inggris (mau pedagang atau bukan, tapi pastinya tidak semua mereka begitu) memilih mengambil uang di jalan, meski receh (satu euro, misalnya). Alasan mereka, bagaimana kita mau mendapat rejeki yang besar, diberi rejeki kecil saja ditolak.

Prinsip mereka, rejeki yang besar berasal dari yang kecil-kecil dulu. Itu sebagai bentuk rasa syukur terhadap kehidupan.

Jadi, jangan heran ketika Anda atau siapapun dari kita sedang asyik berjalan dengan teman bule di keramaian kota Frankfurt, misalnya, tiba-tiba dia berhenti dan mengambil duit satu euro yang tercecer, kemudian mengantonginya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s